Showing posts with label anak kambing. Show all posts
Showing posts with label anak kambing. Show all posts

Kambing Beranak Manusia di Ogan Komering Ulu Selatan

Kambing Beranak Manusia di Ogan Komering Ulu Selatan, Seekor kambing melahirkan anak kembar berwujud manusia di Desa Srimenanti, Karet, Kecamatan Buay Pemaca, Ogan Komering Ulu Selatan. Peristiwa langka itu membuat heboh warga Muaradua sehingga berdatangan untuk menyaksikannya.

Kambing tersebut milik Rasyid (40), penjaga kebun kopi milik Angga (25). Kambing melahirkan di dalam kandang di belakang pondok tempat tinggal Pardi, Jumat (5/3/2010) pukul 15.00. Tak seperti umumnya, anak kambing itu identik dengan wujud bayi manusia. Panjang tubuhnya sekitar 30 cm. Kepalanya seukuran kepalan tangan orang dewasa, berbentuk lonjong dengan hidung dan mulut mirip manusia.

Uniknya lagi, kulit tubuhnya juga mirip manusia bewarna putih kemerahan tanpa bulu. Pusarnya juga mirip bayi manusia. Yang tidak mirip organ manusia adalah kakinya yang berjumlah empat dan telinganya yang panjang.

Rasyid tentu saja kaget melihat proses kelahiran itu dan langsung memanggil Angga. Momen itu lantas direkam dengan video ponsel dan difoto. Sayang, tidak sampai setengah jam setelah kelahiran, dua anak kambing berwujud manusia itu mati. “Saya kaget waktu melihat anak yang pertama keluar karena tidak ada bulu. Pas yang kedua keluar juga, tambah kaget. Saya lihat lagi dan bersihkan dari perut ke atas mirip bayi orang. Yang pertama lahir ukurannya lebih besar,” kata Rasyid.

Informasi langsung menyebar. Warga Desa Srimenanti dan sekitarnya berduyun-duyun datang menyaksikan keanehan itu, termasuk dari Muaradua yang jaraknya setengah jam perjalanan ke desa. Mereka terheran-heran melihat dua anak kambing kembar mirip manusia itu.

"Entah dari mana datang mereka, banyak yang ke sini. Kebun ini sampai penuh orang. Anak kambing itu jenis kelaminnya laki-laki,” ujar Rasyid.

Misteri anak kambing mirip manusia itu jadi bahan perbincangan hangat. Ada yang meyakini bahwa kambing itu lahir akibat ulah orang yang mengidap kelainan seksual. Beberapa malah menghubungkannya dengan isu kiamat tahun 2012.

"Saya dapat cerita kambing beranak manusia. Tentu saja kaget dan tak langsung percaya. Setelah melihat sendiri, ternyata memang mirip bayi orang. Ini sangat aneh dan baru kali ini terjadi di sini,” kata Ijal Halom (34), warga Pasar Ilir Muaradua yang datang bersama rekan-rekannya.

Rasyid mengatakan, induk kambing itu dibelinya sebulan lalu dalam keadaan sudah hamil seharga Rp 900.000 bersama dua kambing lainnya. Yang satu jantan dan satunya lagi betina.

Kambing dipelihara seperti biasa. Tidak ada perlakuan khusus. Kambing dilepas mencari makan di sekitar kebun kopi. Kandangnya berupa bangunan reot dari papan beratapkan seng. Betina yang satu melahirkan satu anak, Kamis (4/3/2010), dan tidak ada yang aneh. Pada Jumat, giliran betina yang lain melahirkan dua anak mirip manusia itu. “Saya tidak punya firasat atau mimpi yang aneh-aneh. Pikiran saya waktu itu gembira karena ternak kambing bisa berhasil,” ujar Rasyid.

Dia mengaku masih beruntung karena induknya tidak mati. Sementara itu, dua anaknya tidak langsung mengubur anak kambing kembar itu setelah kelahiran karena meyakini masih banyak warga yang hendak melihatnya. Benar saja. Pada Sabtu (6/3/2010), semakin banyak warga yang datang. Sekitar pukul 09.00, barulah dua anak kambing itu dikubur di kebun

Anak Kambing Berbadan Manusia di Langkat

Anak Kambing Berbadan Manusia di Langkat, Ratusan warga Lingkungan X Sei Meran, Kel. Bukit Kubu, Kec. Besitang, Langkat, kemarin (3/3) berduyun-duyun mendatangi rumah M. Yusuf (36). Kambing peternak itu melahirkan anak kambing dengan kondisi fisik banyak menyerupai tubuh manusia.

“Sama sekali saya nggak nyangka kalau anak kambing saya akan lahir mirip tubuh manusia,” kata Yusuf, diamini isterinya, Tuminem. Yusuf mengaku, gejala proses kelahiran induk kambing ternaknya pada Selasa (2/3) siang lalu sekira pukul 2 memang membuatnya repot. Itu karena kambing baru bisa melahirkan 2 anaknya pada besoknya, Rabu (3/3) pagi sekira pukul 5.

“Saya kira siang itu sudah mau lahir, nggak tahunya baru tadi pagi lahirnya, jadi mau nggak mau harus dijagai,” kata Yusuf. Begitu lahir, 2 ekor anak kambing itu punya fisik tanpa bulu dan memiliki pusar (pusat) serta jari kemari di kaki yang mirip manusia

Sayang, hanya sekira 3 jam lahir ke dunia, 2 anak kambing itu mati. Pun telah mati, hingga kemarin dua ekor anak kambing berwarna hitam dan putih itu masih menjadi pusat perhatian banyak warga di sana. Warga malah berlomba memoto tubuh anak kambing mirip manusia itu sebelum dikuburkan pemiliknya, Yusuf.

Atas kelahiran aneh 2 kambing ini, Kasi Produksi Dinas Peternakan Pemkab Langkat, Agustawan, mengaku indikasi terjadinya kelainan fisik pada tubuh hewan akibat terjadinya semacam inbriding atau perkawinan sedarah secara berulang-ulang,. Ini yang membuat anak hewan ternak yang lahir menjadi cacat dan jangka waktu hidupnya juga relatif singkat.

“Kalau berdasarkan ilmiah, biasanya kelainan yang terjadi pada tubuh hewan disebabkan karena adanya perkawinan sedarah (inbriding) secara berulang-ulang, sehingga terjadi perubahan genetika atas tubuh keturunannya, biasanya keturunan yang dihasilkan pun selalu cacat dan umurnya relatif pendek,” kata Agustawan.

Anak Kambing Tanpa Kepala

Anak Kambing Tanpa Kepala, Warga Dusun Prayung, Desa Sumber Urip, Kecamatan Brebek, Kabupaten Nganjuk, digegerkan dengan lahirnya anak kambing aneh. Tidak seperti umumnya, anak kambing yang satu ini terlahir tanpa kepala dan hanya memiliki 2 kaki.

Anak kambing aneh milik Samijan ini lahir, Senin (18/1/2010) sekitar pukul 19.00 WIB. Keunikan lain dari kambing tersebut juga tidak mempunyai ekor. "Ingkang setunggal kulo mboten heran amargi wajar, tapi ingkang kaping pindo kagete mboten ketulungan. Bayi wedus meniko medal pas gulune rumiyen mboten wonten ndase (Yang pertama saya tidak heran karena wajar, tapi yang kedua sangat kaget. Bayi kambing ini keluar lehernya dahulu tanpa kepala)," ungkap Samijan kepada wartawan di rumahnya, Selasa (19/1/2010) dini hari.

Karena terlahir tanpa kepala, sudah barang tentu juga tidak terdapat organ mulut, hidung, mata dan telinga pada anak kambing tersebut. Sementara tidak terdapatnya 2 kaki lain juga menjadikan tampilannya tidak menyerupai kambing, namun justru lebih menyerupai seekor tupai.

Yang menarik pemiliknya memiliki cara unik dalam memberinya minum ke anak kambing itu. Air susu hasil perahan dari induknya diberikan dengan cara disiramkan ke bagian tubuh anak kambing, yang diharapkan bisa meresap masuk ke dalam tubuhnya.

"Nggih pripun maleh, lha wong nggih mboten gadah sirah (Ya mau bagaimana lagi, ya memang kondisinya nggak punya kepala)," ujar Samijan.

Lahirnya anak kambing tanpa kepala tersebut sontak menjadi perhatian warga, yang secara bergiliran terus datang untuk menyaksikan. Dengan alasan penasaran dan gemas, tak sedikit pengunjung yang memberanikan diri menyentuh dan mengelus tubuh anak kambing unik tersebut.

"Aneh saja mas, kok ada anak kambing seperti ini," ujar Subhan, salah satu warga yang datang menyaksika