Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts

Fakta dan Keunikan Lintah

Fakta dan Keunikan Lintah, petunjuk lintah medis sekali lagi menjadi satu cabang utama dalam praktek kedokteran modern. Para peneliti dan ahli bedah sangat tertarik dengan kelebihan terapi lintah sebagai aplikasi untuk memulihkan pengaliran darah dalam venus setelah menjalani pembedahan kosmetik dan operasi pembangkit kembali.

Biologi Lintah
Dalam dunia, ditemukan 650 spesies lintah yang telah ada dikawasan rawa, kolam, laut dan kawasan berair. Seekor lintah mempunyai kedua-dua jenis organ reproduksi yaitu jantan dan betina. Walau pun begitu, ia tidak dapat berkembang biak secara sendiri tetapi harus megawan dengan lintah lain untuk berkembang biak. Kebanyakkan lintah memiliki penghisap di bagian ujung badannya untuk berpegang pada inang ketika makan. Sebagian lintah memiliki organ penghisap yang dimasukkan untuk menghisap keluar cairan.

Lintah penghisap darah perlu mempunyai kemahiran untuk makan. Air liur mereka mengandung bahan bius, bahan anti pembekuan darah dan bahan kimia yang membantu produksi bahan kimia dalam tisu setempat. Factor penyebaran ini memecahkan ikatan semen yang mengikat sel bersama dan ia juga menunjukkan sebagai bahan antibiotic yang efektif. Lintah itu juga mempunyai bacterium Aeromonan hydrophila. Bacteria ini digunakan oleh lintah untuk mencerna darah dan ia sebenarnya menhasilkan bahan antibiotic untuk membunuh bacteria lain yang mungkin menyebabkan pembekuan.

Kajian kedokteran terus menemukan bahan-bahan kimia yang menarik dalam air liur lintah dari spesies yang lain. Di Amazon, lintah menghasilkan bahan anti pembekuan darah dikenal sebagai hematin. Bahan ini menyerang fibrinogen dan mempunyai potensi sebagai antipembekuan yang efektif. Pada masa kini, rekayasa genetic digunakan untuk menghasilkan hematin dalam jumlah yang banyak.

Fakta lintah

1. terdapat 650 spesis lintah
2. lintah terbesar ditemukan berukuran 18 inci
3. kira-kira 1 / 5 dari sepsis lintah hidup di laut yang mana memakan ikan
4. lintah mempunyai 32 otak yaitu 31 lebih dari manusia
5. lintah Hirudo mengeluarkan anak dalam kokun dimana lintah itu membawa anak-anaknya diatas perut sendiri. Kadangkala mencapai sebanyak 300 ekor
6. tidak semua lintah adalah penghisap darah.kebanyakkannya adalah pemburu yang memakan cacing tanah dan lain-lain.
7. Lintah Amazon menggunakan metode yang berbeda untuk menghisap darah. Ia memasukkan proboscic panjang ke dalam korban tanpa menggigitnya
8. Gigitan lintah tidak menyakitkan karena memiliki bahan bius
9. Lintah Hirido menyuntik anti pembekuan serum ke dalam mangsanya untuk mencegah pembekuan darah
10. Lintah akan mengembang sendiri sehingga kenyang dan jatuh dari korban dengan sendiri
11. Lintah akan memgembang sendiri sampai 5 kali berat badannya
12. Lintah pertama yang digunakan dalam perubatankira-kira pada 1000 SM. Kemungkinan ketika India kuno
13. Pada masa lampau, orang ramai akan berdiri di tepi danau dan kolam, bila lintah melekat pada kaki mereka, ia dimasukkan dalam bakul untuk dijual. Pada masa kini, lintah Hirudo merupakan spesies terancam
14. Ahli bedah yang sebenarnya adalah seorang tukang, dan mereka menggunakan lintah untuk memulihkan apa saja penyakit dimulai dari sakit kepala ke penyakit gaut
15. Sistem saraf lintah mempunyai banyak persamaan dengan sistem saraf manusia
16. Saudara terdekat lintah adalah cacing tanah
17. Lintah bisa menggigit walaupun pada paha badak air yang tebal

Klasifikasi tumbuhan

Dalam biologi, tumbuhan merujuk pada organisme yang termasuk ke dalam Regnum Plantae. Di dalamnya masuk semua organisme yang sangat biasa dikenal orang seperti pepohonan, semak, terna, rerumputan, paku-pakuan, lumut, serta sejumlah alga hijau. Tercatat sekitar 350.000 spesies organisme termasuk di dalamnya, tidak termasuk alga hijau. Dari jumlah itu, 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis tumbuhan lumut.

Hampir semua anggota tumbuhan bersifat autotrof, dan mendapatkan energi langsung dari cahaya matahari melalui proses fotosintesis. Karena warna hijau amat dominan pada anggota kerajaan ini, nama lain yang dipakai adalah Viridiplantae ("tetumbuhan hijau"). Nama lainnya adalah Metaphyta.

Klasifikasi tumbuhan masa lalu memasukkan pula semua alga dan fungi (termasuk jamur lendir) sebagai anggotanya. Kritik-kritik yang muncul membuat fungi dipisahkan dari tumbuhan. Meskipun stasioner, fungi bersifat saprotrof, mendapatkan energi dari sisa-sisa bahan organik. Selain itu, dinding sel fungi tidak tersusun dari bahan yang sama dengan tumbuhan dan malahan mirip hewan.

Sebagian besar alga kemudian juga mulai dipisahkan dari keanggotaan tumbuhan karena tidak memiliki diferensiasi jaringan dan tidak mengembangkan klorofil sebagai pigmen penangkap energi.

Penggunaan teknik-teknik biologi molekuler terhadap filogeni tumbuhan ternyata memberikan banyak dukungan atas pemisahan ini. Tumbuhan dalam arti yang sekarang dipakai (arti sempit) dianggap sebagai keturunan dari suatu alga hijau.

Ciri-ciri Tumbuhan
Ciri yang segera mudah dikenali pada tumbuhan adalah warna hijau yang dominan akibat kandungan pigmen klorofil yang berperan vital dalam proses penangkapan energi melalui fotosintesis. Dengan demikian, tumbuhan secara umum bersifat autotrof. Beberapa perkecualian, seperti pada sejumlah tumbuhan parasit, merupakan akibat adaptasi terhadap cara hidup dan lingkungan yang unik. Karena sifatnya yang autotrof, tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).

Tumbuhan bersifat stasioner atau tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, meskipun beberapa alga hijau bersifat motil (mampu berpindah) karena memiliki flagelum. Akibat sifatnya yang pasif ini tumbuhan harus beradaptasi secara fisik atas perubahan lingkungan dan gangguan yang diterimanya. Variasi morfologi tumbuhan jauh lebih besar daripada anggota kerajaan lainnya. Selain itu, tumbuhan menghasilkan banyak sekali metabolit sekunder sebagai mekanisme pertahanan hidup atas perubahan lingkungan atau serangan pengganggu. Reproduksi juga terpengaruh oleh sifat ini

Pada tingkat selular, dinding sel yang tersusun dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin menjadi ciri khasnya, meskipun pada tumbuhan tingkat sederhana kadang-kadang hanya tersusun dari pektin. Hanya sel tumbuhan yang memiliki plastida; juga vakuola yang besar dan seringkali mendominasi volume sel.
Makalah biologi Klasifikasi tumbuhan