Showing posts with label Rongga Mulut. Show all posts
Showing posts with label Rongga Mulut. Show all posts

Cara Mudah Menghilangkan Bau Mulut

Pakar Bisnis online Cara Mudah Menghilangkan Bau Mulut, Halitosis adalah istilah Bahasa kedokteran tapi di Indonesia, kita mengenalnya dengan istilah napas yang bau atau bau mulut. Keadaan ini dapat terjadi pada semua orang setiap saat.

Gangguan ini seringkali disepelekan oleh banyak orang. Padahal halitosis yang cukup berat dapat mengganggu kehidupan sosial, personal, dan profesional seseorang. Sebab, kesan pertama yang ditimbulkan pada orang- orang di sekitar akan mempengaruhi penilaian terhadap diri seseorang hingga akhir.

Kondisi dapat bertambah parah ketika penderita bau mulut atau halitosis kurang atau tidak menyadari sama sekali dirinya memiliki bau mulut. Biasanya penderita baru menyadarinya saat seorang kolega, teman, atau keluarga memberitahunya. Hal ini dapat memberikan efek yang berat pada seseorang. Seperti turunnya rasa percaya diri, sering memeriksa bau mulutnya, was-was dan cenderung meyakinkan dirinya bahwa napasnya tidak bau meskipun masalah itu sudah hilang.

Beberapa penyebab bau mulut pada umumnya dapat dicegah dan dihindari. Tetapi pada sebagian penderita bau mulut yang berat, hingga kini para peneliti dan dokter gigi belum dapat mengetahui penyebab langsung masalah dari bau mulut ini. Seringkali bau mulut yang berat disebabkan lebih dari satu hal dan sering kali penyebabnya kompleks. Menyikat gigi dua kali sehari adalah hal yang harus selalu dilakukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mengakibatkan bau mulut yang dapat kita hindari:

• Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung minyak, lemak, MSG, dan bumbu penyedap yang berlebihan.
• Minuman berakohol atau kebiasaan merokok dapat menyebabkan bau mulut sementara.
• Kebiasaan kurang berolahraga, stres yang berat, dan dehidrasi.
• Kurang menjaga higiene gigi dan gusi.
• Kebiasaan menyikat gigi hingga berdarah.
• Penyakit-penyakit di sekitar gigi.

Beberapa tips untuk mencegah bau mulut adalah menyikat gigi secara teratur, menggunakan dental floss untuk membersihkan daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau sikat gigi, menggunakan obat kumur jika diperlukan, membersihkan lidah, dan untuk keadaan-keadaan penting sediakanlah selalu spray mulut atau permen penyegar mulut dalam tas Anda.

Hindari makanan yang dapat menyebabkan bau mulut seperti bawang, petai, dan makanan yang manis. Jika beberapa langkah di atas belum dapat juga mengatasi masalah gusi Anda, diskusikanlah dengan dokter atau dokter gigi Anda untuk hasil yang lebih baik

ada 6 tips uang dapat Anda lakukan untuk menjaga nafas Anda sesegar mungkin. cekidot

1. jaga mulut anda tetap bersih
Mulut Anda tetap bersih. Itu berarti menyeluruh menyikat dua kali sehari dan flossing secara teratur. Makanan dan bakteri terperangkap di antara gigi dan pada garis gusi hanya dapat dihilangkan dengan benang. Jika mereka berada lama-lama bisa menyebabkan nafas bau

2. bersihkan lidah
Bersihkan lidah Anda juga. Bakteri tang tertinggal di lidah Anda dapat berkontribusi kurang segar napas. Pastikan untuk menyikat lidah Anda setelah Anda menyikat gigi.

3. basahi mulut anda

Mulut kering dengan cepat dapat menyebabkan bau mulut. Saliva membantu membersihkan mulut Anda mereka memiliki aksi antibakteri alami, dan menyapu partikel makanan. Nafas pagi yang mengerikan itu adalah hasil dari berkurangnya aliran air liur di malam hari.

4. kumur mulut anda

Jika tidak ada yang lain, setidaknya berkumur dengan air biasa setelah makan. Mendesis-desis air di sekitar dapat membantu untuk menghapus beberapa partikel makanan tertinggal di mulut setelah makan dan mencegah bau mulut d

5. menguyah piterseli
Mengunyah peterseli atau spearmint tidak akan menyembuhkan bau mulut, tapi aroma rempah itu sendiri dapat membantu untuk menutupi bau mulut sementara.

6. makan sayuran
Makanan yang membantu melawan plak dapat juga membantu melawan bau mulut. sperti seledri, wortel, kacang atau sedikit keju rendah lemak jika Anda ingin camilan.

Peranan dan Fungsi Lidah

Peranan dan Fungisi Lidah, Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara. Struktur lainnya yang berhubungan dengan lidah sering disebut lingual, dari bahasa Latin lingua atau glossal dari bahasa Yunani,

Sebagian besar, lidah tersusun atas otot rangka yang terlekat pada tulang hyoideus, tulang rahang bawah dan processus styloideus di tulang pelipis. Terdapat dua jenis otot pada lidah yaitu otot ekstrinsik dan intrinsik.

Lidah memiliki permukaan yang kasar karena adanya tonjolan yang disebut papila. Terdapat tiga jenis papila yaitu:

1. papila filiformis (fili=benang); berbentuk seperti benang halus;
2. papila sirkumvalata (sirkum=bulat); berbentuk bulat, tersusun seperti huruf V di belakang lidah;
3. papila fungiformis (fungi=jamur); berbentuk seperti jamur.

Terdapat satu jenis papila yang tidak terdapat pada manusia, yakni papila folliata pada hewan pengerat. Tunas pengecap adalah bagian pengecap yang ada di pinggir papila, terdiri dari dua sel yaitu sel penyokong dan sel pengecap. Sel pengecap berfungsi sebagai reseptor, sedangkan sel penyokong berfungsi untuk menopang.

Titik-titik atau bagian putih pada lidah dapat menjadi tanda-tanda beberapa kondisi medis:

* Efek samping dari antibiotik
* Candidiasis
* Debauch
* Dehidrasi
* Leukoplakia
* Keratosis faringis

Namun saat ini banyak peneliti yang memasukan rasa kelima yaitu gurih atau sedap yang ditamukan pada makanan yang bayakan protein pada dangaing, ikan dan sebagainya. Rasa-rasa dasar ini dapat berevolusi sehingga kita dapat merasakan rasa busuk atau berracun dari rasa pahit dan asam. Rasa manis membantu kita untuk mengenalkan makanan yang menyehatkan atau kaya kalori, rasa asin diperlukan untuk setiap funsi tubuh, dan rasa gurih dapat membantu kita mengindentifikasikan makannan yang kaya akan protein.

Ada beberapa orang yang mempunyai “dunia rasa” yang berbeda-beda, misalnya ada yang menukai pedas, ataupun ada yang tidak. Itu semua dipengaruhi oleh faktor genetis yang berbeda-beda dan budaya sendiri-sendiri.Para peneliti telah membuktikan bahwa di Amerika masyarakatnya adalah Supertaster yang merasakan cabe, jahe sangat pedas sekalih begitu juga dengan gula mereka meresakan sangat manis sekalih. Berbeda dengan Taster, mereka merasakan cahe dan cabai biasa saja begitu juga dengan rasa yang lain. Ini disebabkan oleh jumlah papila yang berbeda.

Penggunaan lain Dari Lidah

Selain berfungsi pada mekanisme pencernaan atau pengucapan, lidah manusia memiliki banyak penggunaan lain. Lidah berperan pada salah satu bentuk ciuman yang dikenal dengan french kissing atau ciuman Perancis. Lidah digunakan pula untuk tindakan menjilat pada manusia dan hewan mamalia.

Lidah dipergunakan pada pria dan wanita saat melakukan seks oral dan digunakan pada tingkat pemanasan atau foreplay pada kegiatan bercinta. Oleh karena itu, lidah tak jarang dihubungkan dengan konotasi erotis dan sensual.

Lidah dapat menjadi tempat untuk penindikan pada beberapa kebudayaan masyarakat. Tindik lidah sudah ada sejak masa kuno dan kini semakin meningkat pada kebudayaan Barat terutama pada kebudayaan remaja. Lidah digunakan pada beberapa tindakan lain seperti meniup permen karet dan bersiul.

Seringkali kita mengalami rasa pahit atau hambar pada rongga mulut. Tapi kita sering juga tidak mengindahkannya. Ternyata hal itu sangat membahayakan.

Pasalnya bisa jadi hal itu merupakan pertanda keseimbangan fungsi organ tubuhseperti kelainan jantung, kanker atau terlalu keras dalam berolahraga. Lidah ternyata tidak hanya pengecap rasa tapi juga bisa mendiagnosa penyakit.

"Ini disebabkan penderita demam mengalami peningkatan cytokine atau protein yang diproduksi tubuh ketika diserang antigen. Cytokine pada kasus ini merusak dinding sel dan menimbulkan rasa pahit mulai dari usus sampai ke lidah. Akibatnya, seorang flu umumnya tidak punya nafsu makan," kata Prof. Dr. Jenny Sunariani drg, MS calon guru besar bidang ilmu biologi oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga kepada wartawan, Kamis (28/1/2010).

Tidak hanya itu kata dia, rasa pahit bisa disebabkan perasaan sedih atau kesal yang meningkatkan hormon serotonin juga kerap bisa diatasi dengan makanan yang pedas.

"Karena rasa pedas dapat merangsang hormon betaendorfin yang memperbaiki suasana hati. Serta hormon ini bisa distimulasi dengan olahraga atau bernyanyi alias suasana hati gembira," ungkapnya. Menurutnya, diagnosa penyakit bisa dilakukan melalui cairan di rongga mulut. Hal ini dinilai lebih mudah dilakukan ketimbang meminta seseorang memeriksakan sampel darahnya.

Rencananya dia akan menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul 'Rongga Mulut sebagai Sensor Gangguan Homeostasis Tubuh' di pengukuhan dirinya sebagai guru besar di di Gedung Rektor Unair Kampus C, Jalan Raya Mulyosari, Surabaya pada Sabtu, 30 Januari mendatang

Makalah Peranan dan Fungsi Lidah
Makalah
Rongga Mulut sebagai Sensor Gangguan Homeostasis Tubuh