Showing posts with label Sex Toys. Show all posts
Showing posts with label Sex Toys. Show all posts

Sejarah Diciptakannya Sex Toys

Sejarah Diciptakannya Sex Toys, Sejak 25.000 tahun lalu sebelum masehi, alat bantu seks mulai dikenal. Pada masa itu, sudah ada patung perempuan yang diindentikkan dengan dewi kesuburan. Benda prasejarah yang terbuat dari kayu itu berbentuk tubuh perempuan tanpa wajah dengan buah dada besar, alat kelamin, serta pantat dan paha besar. Bisa jadi benda berbentuk tubuh perempuan itu merupakan sex toy pertama yang pernah ada.

Tahun 500 Sebelum Masehi, ditemukan sebuah relief Yunani yang menggambarkan perdagangan dildo, seperti sekarang ini. Kala itu, kelamin lelaki buatan yang disebut olibos dijual di ditawarkan kepada para perempuan kelas atas yang kesepian.

Tahun 1200 Mesehi, cincin penis mulai dikenal. Kala itu, cincin penis yang dibuat dari kelopak mata kambing lengkap dengan bulu matanya. Bulu mata ini disebut-sebut menambah kenikmatan bercinta. Di masa kini, cincin penis dilengkapi dengan vibrator dan didesain sedemikan rupa sehingga bisa menstimulasi tekstikel sekaligus klitoris saat penetrasi.

Pada abad ke-14, istilah dildo mulai diperkenalkan di Italia. Saat itu dildo dibuat dari kayu atau kulit binatang. Cara menggunakannya adalah harus memakai minyak zaitun yang berfungsi sebagai pelicin. Dan kini, peranti itu sudah banyak diproduksi dengan bermacam variasi, Mulai dari permukaan superlembut hingga superkasar, dan bergetar (vibrator). Semua itu dimaksudkan untuk menambah kenikmatan seksual.

Tahun 1750, muncul alat bantu seks yang dinamakan bondage dan masochism. Seperti cambuk, penutup mata, borgol, hingga penjepit puting payudara. Sedangkan vibrator, yaitu replika penis lelaki yang bergetar, pertama kali dibuat George Taylor di Amerika pada 1869. Saat itu, alat pijat ini digetarkan dengan uap untuk penyembuhan penyakit histeria perempuan. Baru pada 1990-an, vibrator elektrik digunakan hanya sebagai alat pemijat kesehatan. Dan, tahun 1920, vibrator pijat itu dipakai sebagai alat masturbasi

Sex Toy Pertama Kali Di Dunia

Sex Toy Pertama Kali Di Dunia, selama ini kita mengira sex toys adalah penemuan di Era Modern untuk para Jablay dan bagi bbrp orang yg tidak puas dengan pasangannya dan jenis nya pun bervariasi.

Namun, Dunia di kejutkan dengan Penemuan Sex Toys Purba, entah apa nama nya pada saat itu..tapi seperti itulah benda tersebut di kenal pada masa sekarang.Ukiran berbentuk tubuh perempuan tanpa kepala dengan paha besar dan payudara menonjol ini mungkin "sex toy" manusia purba.

Sebuah ukiran gading berbentuk perempuan gendut yang ditemukan di Gua Hohle Fels, Jerman ini punya keunikan. Selain susuk tubuhnya yang mengundang perhatian, patung tersebut umurnya sudah sangat tua. Apalagi dibuat dari gading mammoth.

"Ini merupakan ukiran berbentuk susuktubuh manusia yang paling tua di dunia," ujar Jill Cook, seorang kurator paleolitikum dan mesolitikum di British Museum, London.

Berdasarkan pengukuran karbon, usianya diperkirakan 35.000 tahun.Patung-patung baru di Israel dan Afrika sebenarnya ada dua kali lebih tua daripada patung ukiran ini. Namun, bukan hasil pahatan melainkan kumpulan batu yang membentuk sosok manusia.

Ketika ditemui, ukiran gading tersebut telah pecah dalam enam bagian. Hasil rekonstruksi menunjukkan sosok tubuh perempuan tanpa kepala, dengan perut berlemak, payudara menonjol, dan paha besar. Bahagian lengannya kirinya hilang.

"Ini sangat berkaitan dengan hal berbau seksual," ujar Nicholas Conard, arkeolog dari Universitas Tuebingen. Menurutnya adanya ukiran berbentuk tubuh manusia ini menunjukkan bahwa manusia sejak lama sudah punya kemampuan menyimbolkan tubuhnya dalam bentuk benda.

Patung ukiran gading ini hanya setinggi 6 centimeter. Conard menduga ukiran tersebut digantung di ujung tali. Namun, fungsinya buat apa tak diketahui pasti meski diperkirakan pembuatnya terobsesi dengan seks.Secara umum, ukiran ini mirip patung-patung disebut para arkeolog sebagai figur Venus yang khas tanpa kepala dan kaki. Sekitar 150 figur Venus ditemukan antara Pegunungan Pyrenees hingga Russia bagian selatan dan berumur antara 25.000-29.000 tahun.

Sex Toys yang Paling Laris Vibrate rotate

Sex Toys yang Paling Laris Vibrate rotate, Diam-diam aksesoris seks atau sex toys sangat digemari banyak kalangan. Tak heran sex toys ini seringkali dicari berbagai kalangan yang ingin memuaskan diri. Kira-kira sex toys jenis apa yang paling digemari?

menyambangi Toko Alay di Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, penjaga toko bersedia menerangkan secara blak-blakkan. Amin (20) dengan gamblang menuturkan "mainan surga" yang kerap kali diburu oleh pembeli wanita yakni vibrate rotate. Vibrate rotate merupakan replika alat kelamin pria berbahan silikon dengan warna serupa kulit manusia. "Vibrate ini yang paling banyak dibeli orang. Cuma dipasang empat buah baterai lalu alat ini bisa getar dan atasnya bisa goyang," beber Amin.

Vibrate rotate sendiri dijual dengan harga Rp375 ribu, meski agak mahal tapi tak sedikit kaum hawa yang memesannya, karena dinilai "komplet". Sedangkan bagi kaum pria, alat bantu seks yang banyak dicari yakni vaginator yang juga terbuat dari bahan silikon. Harga yang ditawarkan berkisar Rp500 ribu tergantung warna dan variasi bentuk.

Selain kedua alat bantu tersebut, Amin mengungkapkan tokonya juga bisa mencarikan alat bantu seks yang menyerupai wujud asli perempuan. "Ada yang lebih mahal lagi, bentuknya seperti perempuan asli, harganya sekira Rp1 juta," jelasnya. Namun tokonya saat ini tidak menyediakannya. Pasalnya, selain harga yang mahal, konsumen jarang yang memesannya.

Toko Alay sendiri menjual berbagai aksesoris seks semisal replika vagina yang terbuat dari silikon yang hanya dapat bergetar (vibe) dengan harga Rp325 ribu, Magic Ring dengan harga satuan Rp40 ribu, serta obat perkasa dengan berbagai jenis buatan China hingga Amerika.

Disinggung mengenai omset penjualan, Amin mengaku penjualan alat bantu seks tidak selaris penjualan obat-obat perkasa yang juga disediakan tokonya. "Karena orang kalau beli aksesoris seks itu hanya sekali, kan awet. Kalau pil biru USA setiap hari ada yang beli," bebernya. Sementara mengenai jenis kelamin yang paling banyak membeli sex toys, menurut Amin bervariatif. "Semua golongan, pria atau wanita. Tergantung kebutuhan individu," ucapnya. Sumber http://news.okezone.com/read/2010/03/22/338/314761/jenis-sex-toys-yang-paling-laris

Akibat Terlalu Sering Pakai Sex Toys

Akibat Terlalu Sering Pakai Sex Toys, USIA pernikahan yang sudah cukup lama, bisa saja meredupkan percikan asmara di antara pasangan suami istri. Berbagai masalah menerpa, ditambah kesibukan mengurus anak dan pekerjaan masing-masing, disinyalir menjadi pemicu aksi ranjang terasa kurang “menggigit”.

Kalau sudah begini, banyak pasutri membenahi kualitas keintimannya di ranjang dengan berbagai cara, mulai eksplorasi beragam gaya bercinta Kamasutra, menonton blue film bersama, bahkan melakukan pertunjukkan khusus sebelum ajang bercinta dimulai.

Tapi, tak sedikit pasangan yang memasukKan komponen seks saat sanggama. Kondom, sex toys, ataupun berbagai jenis lubrikasi disinyalir bisa menambah kenikmatan seks. Tak hanya menambah sensasi seksual terasa berbeda, namun juga bisa membuat pastutri betah berlama-lama di ranjang.

Dari mulai vibrator, sampai dengan kondom berbentuk cincin dengan gerigi, memang bisa membuat foreplay Anda dan pasangan kian "panas". Manfaat lainnya, bagi kaum pria, mereka bisa penetrasi lebih lama sehingga memungkinkannya meraih multiorgasme.

Tapi, apakah sex toys bisa membuat Anda ketagihan? Pada awalnya keberadaan sex toys tidak dimaksudkan untuk mengganti peran pasangan dan hanya diibaratkan sebagai menu pembuka pergumulan. Namun, tak menutup kemungkinan penggunaan sex toys malah dapat menimbulkan masalah pada kesehatan alat vital.

“Vagina bisa rusak dengan pemakaian sex toys secara terus menerus. Kondisi bagian dalam vagina bisa rusak,” ujar dr. Hendro Sudarpo, Sp.OG, Obstetrician-Gynaecologist Siloam Hospital, saat acara forum media online di Kafe Betawi, Senayan City, Jakarta, baru-baru ini.

Tak hanya sampai disitu saja masalah akibat penggunaan sex toys yang terlalu sering pada pasutri. Masalah psikologis pun bisa muncul beriringan dengan masalah kesehatan. “Bila digunakan terlalu sering dapat mengubah perilaku seks jadi menyimpang. Dan ini menyebabkan juga ketergantungan,” jelas dr Hendro.