Showing posts with label Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Psikologi. Show all posts

Konsep Manusia Menurut Psikologi Dan Islam

I. PENDAHULUAN
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di muka bumi ini. Oleh karenanya manusia dijadikan khalifah Tuhan di bumi karena manusia mempunyai kecenderungan dengan Tuhan.
Berbicara dan berdiskusi tentang manusia selalu menarik dan karena selalu menarik, maka masalahnya tidak pernah selesai dalam arti tuntas. Pembicaraan mengenai makhluk psikofisik ini laksana suatu permainan yang tidak pernah selesai, selalu ada saja pertanyaan mengenai manusia.

II. PEMBAHASAN
Sikap seseorang biasanya ikut dipengaruhi oleh bagaimana pandangannya terhadap dirinya dan terhadap orang lain. Seseorang yang memandang dirinya sebagai yang berkuasa dan orang lain sebagai yang dikuasai cenderung bersikap otoriter.

Pandangan evolusionisme biologis tentang manusia, bahwa manusia adalah binatang mamalia yang cerdas, berbeda sekali dengan pandangan spiritualisme Hindu, bahwa hakekat manusia adalah roh (atman)nya. Kalau pendidikan atau pembangunan suatu masyarakat di dasarkan kepada pandangan pertama, yang akan di perhatikan adalah pendidikan, jasmani, dan penalaran. Kalau pendidikan dan pembangunan itu di dasarkan kepada pandangan spiritualisme, yang akan diperhatikan tentu hanya pendidikan kerohanian. Demikianlah seterusnya, perbedaan sikap, orientasi pendidikan dan pembangunan pada hakekatnya kelanjutan dari bagaimana pandangan yang melaksanakannya terhadap manusia. Islam juga mengajarkan pandangan tertentu tentang manusia. Sebelum pandangan Islam ini diuraikan, terlebih dahulu ada baiknya difahami dulu perbedaan dan kelebihan manusia di banding dengan makhluk lainnya.

1. Manusia menurut Islam
Dalam al-Qur’an ada beberapa kata untuk merujuk kepada arti manusia yaitu insan, basyar dan bani Adam. Kata basyar terambil dari akar kata yang pada mulanya berarti “penampakan sesuatu yang baik dan indah”. Dari akar kata yang sama lahir kata basyarah yang berarti kulit. Manusia disebut basyar karena kulitnya tampak jelas. Dan berbeda jauh dari kulit hewan yang lain. Al-Qur’an menggunakan kata ini sebanyak 36 kali dalam bentuk tunggal dan sekali dalam bentuk mutsanna (dual) untuk menunjuk manusia dari sudut lahiriyah serta persamaanya dengan manusia seluruhnya, karena Nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk menyampaikan seperti yang terungkap pada al-Qur’an.

“Aku adalah basyar (manusia) seperti kamu yang di beri wahyu”
(Q.S. Al-Kahfi, 18 : 110)

Dari sisi lain dapat diamati bahwa banyak ayat-ayat al-Qur’an yang menggunakan kata basyar dengan mengisyaratkan bahwa proses kejadian manusia sebagai basyar melalui tahap-tahap sehingga mencapai tahap kedewasaan. Misalnya Allah berfirman yang artinya sebagai berikut:

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya (Allah) menciptakan kamu dari sel, kemudian kamu menjadi basyar, kamu bertebaran” (Q.S. Ar- Rum, 30 : 20).

Bertebaran disini bisa diartikan berkembang biak akibat hubungan seks atau bertebaran karena mencari rizki kedua hal tersebut tidak dilakukan oleh manusia kecuali oleh orang yang memiliki kedewasaan dan tanggung jawab. Karena itu Siti Maryam as, mengungkapkan keherananya manakala akan dapat anak padahal ia tidak pernah disentuh oleh basyar (manusia) yang menggaulinya dengan berhubungan seks. (Qs Ali Imron, 3 : 47).

Begitulah terlihat, penggunaan kata basyar dikaitkan dengan kedewasaan dalam kehidupan manusia, yang menjadikannya mampu memikul suatu tanggung jawab (amanat). Dan karena itu pula, tugas khalifah di bebankan kepada basyar (Qs Al Hajr 15 : 28 yang menggunakan basyar).
Sedangkan kata insan terambil dari akar kata uns yang berarti jinak, harmonis dan tampak. Pendapat ini jika dilihat dari sudut pandang al-Qur’an lebih tepat dibanding dengan yang berpendapat bahwa kata insan terambil dari kata nasiya (lupa, lalai) atau nasa-yanusu (terguncang). Kata insan digunakan al-Qur’an untuk menunjuk kepada manusia dengan seluruh totalitasnya. Jiwa dan raga, psikis dan fisik, manusia yang berbeda antara seseorang dengan yang lainnya, adalah akibat perbedaan fisik, psikis (mental) dan kecerdasan.

Yang jelas sekali kita dapat melihat bahwa al-Qur’an menyebutkan jiwa manusia sebagai suatu sumber khas pengetahuan. Menurut al-Qur’an seluruh alam raya ini merupakan manifestasi Allah, di dalamnya terdapat tanda-tanda serta berbagai bukti untuk mencapai kebenaran. Al-Qur’an mendefinisikan dunia eksternal sebagai al-ayat dan dunia internal sebagai jiw, dan dengan cara ini mengingat kita akan pentingnya jiwa manusia itu ungkapan tanda-tanda dan jiwa-jiwa yang terdapat dalam kepustakaan Islam bersumber dari pertanyaan sebagai berikut :

“Aku akan tunjukkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan-Ku dari yang terbentang di horison ini dan dari jiwa mereka sendiri, sehingga tahulah mereka akan kebenaran itu”. (Q.S Fushilat, 41 : 53)

Dalam al-Qur’an, manusia berulangkali diangkat derajatnya karena aktualisasi jiwanya secara positif, sebaliknya berulangkali pula manusia direndahkan karena aktualisasi jiwa yang negatif. Mereka dinobatkan jauh mengungguli alam surgawi, bumi dan bahkan para malaikat, tetapi pada saat yang sama, mereka bisa tak lebih berarti dibandingkan dengan makhluk hewani. Manusia dihargai sebagai makhluk yang mampu menaklukkan alam, namun bisa juga mereka merosot menjadi “yang paling rendah dari segala yang rendah” juga karena jiwanya.

2. Manusia menurut Psikologi
Manusia sejak semula ada dalam suatu kebersamaan, ia senantiasa berhubungan dengan manusia-manusia lain dalam wadah kebersamaan, persahabatan, lingkungan kerja, rukun warga dan rukun tetangga, dan bentuk-bentuk relasi sosial lainnya. Dan sebagai partisipan kebersamaan sudah pasti ia mendapat pengaruh lingkungannya, tetapi sebaliknya ia pun dapat mempengaruhi dan memberi corak kepada lingkungan sekitarnya. Manusia dilengkapi antara lain cipta, rasa, karsa, norma, cita-cita dan nurani sebagai karakteristik kemanusiaannya, kepadanya diturunkan pula agama agar selain ada relasi dengan sesamanya, juga ada hubungan degan sang pencipta.

a. Manusia menurut psikologi Barat
Bertolak dari pengertian psikologi sebagai ilmu yang menelaah perilaku manusia, para ahli psikologi umumnya berpandangan bahwa kondisi ragawi, kualitas kejiwaan, dan situasi lingkungan merupakan penentu-penentu utama perilaku dan corak kepribadian manusia. Determinan tri-dimentional organo-biologi, psiko-edukasi dan sosiokultural in dapat dikatakan dianut oleh semua ahli di dunia psikologi dan psikiatri. Dalam hal ini untuk ruhani sama sekali tak masuk hitungan, karena dianggap termasuk dimensi kejiwaan dan merupakan penghayatan subjektif semata-mata.

Selain itu psikologi, apapun alirannya menunjukkan bahwa filsafat manusia yang mendasarinya bercorak anthroposentrisme yang menempatkan manusia sebagai pusat dari segala pengalaman dan relasi-relasinya serta penentu utama segala peristiwa yang menyangkut masalah manusia dan kemanusiaan. Pandangan ini menyangkut derajat manusia ke tempat teramat tinggi, ia seakan-akan prima causa yang unik. Pemilik akal budi yang sangat hebat, serta memiliki pula kebebasan penuh untuk berbuat apa yang dianggap baik dan sesuai baginya.

Sampai dengan penghujung abad XX ini terdapat empat aliran besar psikologi :
- Psikoanalisis (psychoanalysis)
- Psikologi perilaku (behavior psychology)
- Psikologi humanistik (humanistic psychology)
- Psikologi transpersonal (transpersonal psychology)

Masing-masing aliran meninjau manusia dari sudut pandang berlainan dan dengan metodologi tertentu berhasil menentukan berbagai dimensi dan asas tentang kehidupan manusia, kemudian membangun teori dan filsafat mengenai manusia.

Menurut Freud, kepribadian manusia terdiri dari 3 kategori : aspek biologis (struktur ID), psikologis (struktur ego), dan sosiologis (struktur super ego). Dengan pembagian 3 aspek ini maka tingkatan tertinggi kepribadian manusia adalah moralitas dan sosialitas, dan tidak menyentuh pada aspek keagamaan, lebih lanjut Freud menyatakan bahwa tingkatan moralitas digambarkan sebagai tingkah laku yang irasional, sebab tingkah laku hanya mengutamakan nilai-nilai luas, bukan nilai-nilai yang berada dalam kesadaran manusia sendiri.

Teori Freud ini banyak mendapat kecaman dari psikolog lain, Paul Riccoeur misalnya menyatakan bahwa teori Freud telah memperkuat pendapat orang-orang atheis, tetapi ia belum mampu menyakinkan atau membersihkan imam orang-orang yang beragama.
Psikolog lain yang membantah teori Freud adalah Allport, menurutnya pemeluk agama yang sholeh justru mampu mengintegrasikan jiwanya dan mereka tidak pernah mengalami hambatan-hambatan hidup secara serius. Ringkasnya perlu adanya aspek agama dalam memahami kepribadian manusia.

b. Manusia menurut psikologi Islam
Sebagaimana diterangkan di atas, bahwa teori Freud tentang kepribadian manusia mendapat kecaman, maka ditawarkanlah manusia dalam perspektif psikologi Islam.
Penentuan struktur kepribadian tidak dapat terlepas dari pembahasan substansi manusia, sebab dengan pembahasan substansi tersebut dapat diketahui hakikat dan dinamika prosesnya. Pada umumnya para ahli membagi subtansi manusia atas jasad dan ruh, tanpa memasukkan nafs.

Masing-masing aspek yang berlawanan ini pada prinsipnya saling membutuhkan, jasad tanpa ruh merupakan substansi yang mati, sedang ruh tanpa jasad tidak dapat teraktualisasi, karena saling membutuhkan maka diperlukan perantara yang dapat menampung kedua naluri yang berlawanan, yang dalam terminologi psikologi Islam disebut dengan nafs. Pembagian substansi tersebut seiring dengan pendapat Khair al-Din al-Zarkaly yang di rujuk dari konsep Ikhwan al-Shafa.

1) Substansi jasmani
Jasad adalah substansi manusia yang terdiri atas struktur organisme fisik. Organisme fisik manusia lebih sempurna di banding dengan organisme fisik makhluk-makhluk lain. Setiap makhluk biotik lahiriyah memiliki unsur material yang sama, yakni terbuat dari unsur tanah, api, udara dan air.

Jisim manusia memiliki natur tersendiri. Al-Farabi menyatakan bahwa komponen ini dari alam ciptaan, yang memiliki bentuk, rupa, berkualitas, berkadar, bergerak dan diam serta berjasad yang terdiri dari beberapa organ. Begitu juga al-Ghazali memberikan sifat komponen ini dengan dapat bergerak, memiliki ras, berwatak gelap dan kasar, dan tidak berbeda dengan benda-benda lain. Sementara Ibnu Rusyd berpendapat bahwa komponen jasad merupakan komponen materi, sedang menurut Ibnu Maskawaih bahwa badan sifatnya material, Ia hanya dapat menangkap yang abstrak. Jika telah menangkap satu bentuk kemudian perhatiannya berpindah pada bentuk yang lain maka bentuk pertama itu lenyap.

2) Substansi rohani
Ruh merupakan substansi psikis manusia yang menjadi esensi kehidupannya. Sebagian ahli menyebut ruh sebagai badan halus (jism latief), ada yang substansi sederhana (jaubar basiib), dan ada juga substansi ruhani (jaubar ruhani). Ruh yang menjadi pembeda antara esensi manusia dengan esensi makhluk lain. Ruh berbeda dengan spirit dalam terminologi psikologi, sebab term ruh memiliki arti jaubar (subtance) sedang spirit lebih bersifat aradh (accident).
Ruh adalah substansi yang memiliki natur tersendiri. Menurut Ibnu Sina, ruh adalah kesempurnaan awal jisim alami manusia yang tinggi yang memiliki kehidupan dengan daya. Sedang bagi al-Farabi, ruh berasal dari alam perintah (amar) yang mempunyai sifat berbeda dengan jasad.

Menruut Ibnu Qoyyim al-Jauzy menyatakan pendapatnya bahwa, roh merupakan jisim nurani yang tinggi, hidup bergerak menembusi anggota-anggota tubuh dan menjalar di dalam diri manusia. Menurut Imam al-Ghazaly berpendapat bahwa roh itu mempunyai dua pengertian : roh jasmaniah dan roh rihaniah. Roh jasmaniah ialah zat halus yang berpusat diruangan hati (jantung) serta menjalar pada semua urat nadi (pembuluh darah) tersebut ke seluruh tubuh, karenanya manusia bisa bergerak (hidup) dan dapat merasakan berbagai perasaan serta bisa berpikir, atau mempunyai kegiatan-kegiatan hidup kejiwaan. Sedangkan roh rohaniah adalah bagian dari yang ghaib. Dengan roh ini manusia dapat mengenal dirinya sendiri, dan mengenal Tuhannya serta menyadari keberadaan orang lain (kepribadiam, ber-ketuhanan dan berperikemanusiaan), serta bertanggung jawab atas segala tingkah lakunya.

Prof. Dr. Syekh Mahmoud Syaltout mengatakan bahwa roh itu memang sesuatu yang ghaib dan belum dibukakan oleh Allah bagi manusia, akan tetapi pintu penyelidikan tentang hal-hal yang ghaib masih terbuka karena tidak ada nash agama yang menutup kemungkinannya.

III. KESIMPULAN

Dari uraian di atas dapat kami simpulkan terdapat poin-poin penting, yaitu :
1. Manusia terdiri dari 2 substansi yaitu substansi jasad dan substansi roh
2. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di muka bumi.
3. Hakikat psikologi Islam dapat dirumuskan yaitu kajian Islam yang berhubungan dengan aspek-aspek dan perilaku kejiwaan manusia agar secara sadar ia dapat membentuk kualitas diri yang lebih sempurna dan mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Makalah Konsep Manusia Menurut Psikologi Dan Islam
DAFTAR PUSTAKA
Al-Qur’an dan Terjemahnya, Depag RI
Dr. Rifaat Syauqi Nawawi, MA., dkk., Metodologi Psikologi Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2000.
Bustanuddin Agus, al-Islam, PT. Raja Grafindo persada, Jakarta, 1993.
Hanna Djumhana Bastaman, Integrasi Psikologi dengan Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 1995.
Abdul Mujib, M.Ag, dan Yusuf Muzakir, M.Si., Nuansa-Nuansa Psikologi Islam, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2001.
Jamaluddin Kafie, Psikologi Dakwah, Offset Indah, Surabaya, 1993.

Perananan Psikologi Dalam Proses Dakwah

I. PENDAHULUAN
Dalam masyarakat modern, kedudukan dan Peranan psikologi dapat dikatakan sebagai sarana efektif berhasil tidaknya tujuan yang diharapkan, baik secara individu maupun secara kelompok, sebab psikologi memberikan suatu petunjuk yang berdasarkan berbagai macam teori tentang bagaimana seharusnya manusia berbuat untuk dirinya ataupun untuk masyarakat.

Di samping itu, psikologi memberikan pula cara-cara bagaimana yang lebih tepat dalam pemecahan masalah-masalah kemanusiaan, baik ia sebagai individu atau sebagai kelompok masyarakat, begitu pula dapat diterapkan dalam masalah agama, khususnya sebagai acuan metodologi dakwah, merupakan suatu yang tidak dapat ditinggalkan. (M. Arifin, 1997 : 10-12).
Dari segi psikologi bahwa dakwah dalam prosesnya dipandang sebagai pembawa perubahan, atau suatu proses. Dari segi dakwah, psikologi banyak memberi jalan pada perumusan tujuan dakwah pemilihan materi dan penetapan metodenya.

Bagi seorang Da’i atau juru dakwah dengan mempelajari metode psikologi yang mana psikologi dapat memungkinkan mengenal berbagai aspek atau prinsip yang dapat menolongnya menelaah tingkah laku manusia dengan lebih kritis dan juga dapat memberikan kepadanya pengertian yang lebih mendalam tentang tingkah laku dan juga psikologi memberikan jalan bagaimana menyampaikan materi dan menetapkan metode dakwah kepada individu manusia yang merupakan makhluk totalitas (psikofisik) dan memiliki kepribadian baik dari faktor dalam maupun pengaruh dari luar.

Maka yang perlu diperhatikan oleh juru dakwah adalah situasi dan kondisi masyarakat obyek khususnya situasi psikologisnya. Manusia sebagai makhluk jasmani dan rohani yang unik. Proses perubahan dan perkembangan pribadinya sangat rumit. Maka Da’i yang menghadapinya juga komplek sehingga sebagai Peranan psikologinya sangat dibutuhkan.

II. PEMBAHASAN
A. Pengertian
Psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang tingkah laku dan kehidupan psikis (kejiwaan) manusia. Senyatanya psikologi ini merupakan cabang pengetahuan yang masih muda atau remaja.Psikologi sebagai psikologi filsafat menurut Plato pada tahun lebih kurang 400 SM, berarti: ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat hakikat, dan hidup jiwa manusia (psyche= jiwa; logos= ilmu pengetahuan).

Robert S. Wood-Worth berpendapat bahwa psikologi adalah: ilmu pengetahuan yang mempelajari semua tingkah laku dan perbuatan individu, dalam mana individu tersebut dapat dilepaskan dari lingkungannya. Pelaksanaan secara ilmiah dari psikologi dilakukan dengan jalan: mengumpulkan dan mencatat secara teliti tingkah laku manusia selengkap mungkin, dan berusaha menjauhkan diri dari segala prasangka. (Kartini Kartono, 1996 : 1-2).
Sedangkan dakwah menurut epistemologi yang berasal dari bahasa Arab, kata dakwah berbentuk Isim Masdar yaitu bermakna panggilan, ajakan atau seruan. (Ali Mahfud, 1952 : 17).
Secara istilah dakwah berarti mendorong atau memotivasi manusia untuk melakukan kebajikan dan mengikuti petunjuk, memerintahkan mereka untuk berbuat makruf dan mencegah kepada yang munkar agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat. (Ali Mahfud, 1952 : 16).
Seperti yang telah diungkapkan di atas bahwa psikologi dakwah merupakan perpaduan dari dua disiplin ilmu yang berbeda, maka untuk memberi pengertian tentang obyek psikologi dakwah ini, kita coba terlebih dahulu untuk mencoba meletakkan dasar pertemuan dengan jalan meminjam data dari kedua lapisan ilmu tersebut kemudian atas dasar itu maka kita dapat menemukan obyek pembahasan tersendiri.

Psikologi dakwah merupakan kesatuan analisis terhadap tingkah laku manusia melalui pendekatan psikologi dan dakwah geologis yang terdisipliner. Sebagai pembahasan yang mempedomani psikologi, maka psikologi dakwah ini termasuk di dalam ruang lingkup pembicaraan psikologi teoritis khusus, dan juga dalam psikologi praktis aplikaitif. (Jamaluddin Kafie, 1993 : 6-7).

B. Esensi Psikologi Dakwah
Pada hakikatnya psikologi dakwah sebagai ilmu pengetahuan bertugas mempelajari / membahas tentang gejala-gejala hidup kejiwaan, baik dari da’i maupun mad’u yang terlibat dalam proses kegiatan dakwah.

Tugas psikologi dakwah adalah memberikan landasan dan pedoman kepada metodologi dakwah, karena metodologi baru dapat efektif dalam penerapan kerja bila mana didasarkan atas kebutuhan hidup manusia sebagaimana ditunjukkan kemungkinan pemuasnya efek psikologi.
Dengan memperhatikan faktor-faktor perkembangan psikologis beserta ciri-cirinya, maka pesan dakwah yang disampaikan oleh juru dakwah akan dapat meresap dan diterima dalam pribadi sasarannya dan kemudian diamalkannya kepada perasaan yang tulus tanpa adanya ganjalan karena hal tersebut dapat menyentuh dan memuaskan kehidupan rohaninya. Disinilah letak titik berat strategi-strategi dakwah yang sebenarnya yaitu menerima pesan dakwah dengan ikhlas sekaligus mempraktekkannya. (Al-Mubarok, 1998 : 50).

C. Psikologi untuk Efektifitas Dakwah
Menyerukan kebenaran dan mencegah kemungkaran adalah tugas hidup setiap manusia. Dengan bahasa lain setiap muslim berkewajiban untuk berdakwah. Perintah ini ditulis dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 110, yang artinya: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”.

Dalam kenyataannya, tidak semua muslim yang sengaja melakukan kegiatan dakwah dan tidak semua muslim yang sengaja berdakwah tidak melakukannya dengan efektif.
Kegiatan dakwah ini dapat berlangsung lancar dan baik, diperlukan pengetahuan tentang psikologi dakwah. Karena kegiatan dakwah pada dasarnya merupakan kegiatan penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain, maka perlu dikaji faktor apa saja yang merupakan penghambat dan pelancar transportasi informasi.

Pokok-pokok landasan mengenai dakwah dalam Islam yaitu:
1. Dakwah harus dilakukan dengan hikmah
2. Harus bersabar dan optimis dalam berdakwah sabar akan segala kesulitan dan optimis bahwa Allah akan memberikan jalan bagi mereka yang mendapatkan petunjuk. Allah akan mendampingi mereka yang tegar dan berbuat kebaikan.
Dua yang paling utama dalam kegiatan dakwah yaitu sikap mental yang positif yang harus dipegang oleh juru dakwah dan penyampaian informasi dakwah sebaik-baiknya. (Djamaludin Ancok dan Fuad Nasori Suroso, 1994 : 35).

D. Mengenalkan Sebelum Memberi Beban
Kebanyakan dari para da’i tidak memperhatikan prinsip yang cukup penting ini. Prinsip yang seharusnya dipenuhi dalam rangka meluluhkan hati sang mad’u, sebagai pengkondisian dan persiapan baginya untuk mendengar kebenaran yang hendak diserukannya. Prinsip ini at-tarif qabla al-taklif, juga sebagai upaya untuk membuat senang dalam menggeluti al-haq, mendorong mereka untuk beramal dengan al-haq itu, dan menjelaskan tentang dasarnya pahala yang dijanjikan atas setiap orang yang mau berbuat demikian dan ‘aqim daulatal Islami fi qablika faqum fi ardhika, (tegakkanlah daulah Islam di hatimu, niscaya ia akan tercegah di bumi ini) karena itu pribadi seorang da’i mempunyai pengaruh besar bagi keberhasilan dakwah dan penyebaran risalahnya.

E. Penyampaian Pesan
Agar pesan dakwah akan mudah diterima oleh komunikan maka perlu adanya komunikasi yang efektif. Tanda-tanda komunikasi yang efektif paling tidak memberikan lima hal pengertian, kesengajaan pengaruh pada sikap, hubungan yang semakin baik dan tindakan demikian pula pendekatan psikologi ditandai:

1. Pengertian memiliki makna bahwa penerimaan cermat stimulus seperti yang dimaksud oleh komunikator.
2. Kesenangan, aktivitas dakwah harus mampu menimbulkan kesenangan pada setiap diri mad’u, hanya persoalannya, bagaimana dianya dikata pembawa berita gembira-gembira itu disajikan pada setiap yang mampu menimbulkan kesadaran dan mampu menimbulkan rasa puas.
3. Mempengaruhi sikap, paling sering kita melakukan komunikasi untuk mempengaruhi orang lain. Begitu pula dakwah perlu pula menerapkan dakwah yang bersifat persuasif (proses mempengaruhi pendapat).
4. Hubungan sosial yang baik, dakwah juga ditujukan untuk menumbuhkan hubungan sosial yang baik dapat hidup sendiri, setiap manusia pasti menginginkan hubungan yang positif dengan orang lain.
5. Tindakan, dakwah persuasif sebagai suatu proses untuk mempengaruhi sikap dakwah persuasif juga diarahkan untuk melahirkan tindakan yang dikehendaki.

III. KESIMPULAN

Peranan psikologi dakwah sangat membantu kaitannya dalam aktifitas dakwah. Kegiatan dakwah dapat berlangsung dengan lancar dan berhasil dengan baik diperlukan pengetahuan tentang psikologi dakwah. Karena kegiatan dakwah pada dasarnya adalah kegiatan penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain. Maka perlu mengkaji prinsip dasar psikologi komunikasi juga berhasil atau tidaknya suatu kegiatan dakwah sangat ditentukan oleh sikap mental pengetahuan juru dakwah.

DAFTAR PUSTAKA Makalah Perananan Psikologi Dalam Proses Dakwah
Ancok, Jamaluddin, dan Fuad Nasori Suroso, Psikologi Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1994.
Al-Mubarok, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Semarang: Asy-Syifa, 1998.
Arifin, M., Psikologi Dakwah Suatu Pengantar Studi, Jakarta: Bulan Bintang, 1997.
Kafie, Jamaluddin, Psikologi Dakwah, Surabaya: Offset Indah, 1993.
Kartini, Kartono, Psikologi Umum, Bandung: Mandar Maju, 1996.
Mafud, Ali, Hidayatul Mursyidin, Kairo: Darul Qutb al-Arabiyah, 1952.

Tanda Anda Berumur Panjang

Tanda anda Berumur Panjang, Di abad 21 ini, perkiraan rata-rata manusia hidup paling lama adalah di kisaran usia 30 tahun. Sangat berbeda di masa lampau dimana rata-rata orang dapat bertahan hidup jauh lebih lama. Bagaimana memperkirakan perhitungan dramatis ini? Pertumbuhan dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pencegahan serta perawatan sakit-penyakit padahal berada di urutan tertinggi.

Tetapi mungkin Anda tidak tahu bahwa apa yang tampaknya kebiasaan setiap hari yang tampaknya tidak penting, atau keadaan sekitar di masa lalu Anda, bisa mempengaruhi seberapa lama dan seberapa baik Anda hidup. Berikut, riset terbaru mengenai tanda-tanda Anda berusia panjang berdasarkan sains, ditambah tips bagaimana untuk tetap berada dalam jalur sehat yang benar.

1. Ibu Anda memiliki Anda ketika ia masih muda.
Jika ia berusia di bawah 25, Anda dua kali lipat kemungkinan berusia hingga 100 dibandingkan dengan seseorang yang lahir dengan ibu yang berusia lebih tua, menurut para ahli dari Universitas Chicago. Mereka memperkirakan ibu-ibu yang berusia muda memiliki sel telur keturuanan yang lebih sehat untuk beranak cucu.

2. Anda adalah pecinta teh.
Baik teh hijau dan hitam mengandung dosis konsentrasi tinggi dari yang dapat menolong darah menjadi rileks dan melindungi jantung Anda. Dalam sebuah studi pada lebih dari 40.500 pria dan wanita Jepang, mereka yang meminum 5 atau lebih cangkir teh hijau setiap harinya memiliki resiko lebih rendah untuk meninggal akibat serangan jantung dan stroke. Studi lain yang melibatkan teh hitam juga menunjukkan hasil yang sama.

3. Anda suka untuk berjalan kaki.
Orang yang "fit" - didefinisikan sebagai orang yang berjalan 30 menit dalam sehari - hidup lebih lama empat kali dibandingkan mereka yang berjalan kurang dari itu. Hal yang serupa juga, wanita yang mengalami kelebihan berat badan bisa meningkatkan kesehatan jantung mereka dengan menambahkan 10 menit berjalan dalam aktifitas mereka di rutinitas sehari-hari. Maka berjalanlah sewaktu jam makan siang Anda, lakukanlah putaran ketika sedang menunggui anak Anda berlatih bermain bola di lapangan - carilah cara-cara untuk lebih banyak bergerak, setiap hari.
4. Anda menghindari soda (bahkan diet).
Para ahli di Boston menemukan bahwa meminum satu atau lebih cola biasa atau yang diet setiap hari melipatkan resiko Anda dari sindrom metabolisme - seperti tekanan darah tinggi, kadar insulin yang naik, dan lemak yang berlebihan pada pinggang, yang dapat meningkatkan kemungkinan penyakit jantung dan diabetes.

5. Anda memiliki kaki-kaki yang kuat.
Bagian bawah tubuh yang kuat diterjemahkan menjadi keseimbangan yang baik, fleksibilitas, dan daya tahan.

6. Anda memakan makanan berwarna ungu.
Sekantung anggur, bluberi, anggur merah: warna yang padat dan kaya yang mereka dapatkan dari polyphenols - senyawa yang mengurangi resiko serangan jantung dan juga dapat melindungi melawan penyakit Alzheimer, menurut riset terbaru. Polyphenols menolong untuk menjaga saluran darah dan arteri agar tetap fleksibel dan sehat. "Apa yang baik untuk arteri koroner Anda juga baik untuk saluran darah pada otak Anda," ujar Robert Krikorian, PhA, direktur dari Cognitive Disorders Center pada Universitas Cincinnati.

7. Dahulu Anda adalah remaja yang memiliki berat badan yang sehat.
Sebuah studi dari Journal of Pediatrics yang mengikuti 137 Afrika Amerika dari lahir hingga usia 28 menemukan bahwa kelebihan berat bada pada usia 14 tahun menaikkan resiko Anda untuk mengembangkan diabetes tipe 2 di usia dewasa. Orang dewasa yang mengidap diabetes adalah dua hingga empat kali lebih berkemungkinan mengembangkan penyakit jantung dibandingkan mereka yang tanpa kondisi itu, menurut American Heart Association.

8. Anda tidak menyukai burger.
Memakan lebih dari 18 ons daging merah setiap minggunya menaikkan resiko Anda terkena kanker - tipe ketiga yang paling sering terkena di tengah masyarakat, menurut laporan besar dari American Institute for Cancer Research.

9. Anda sudah pernah duduk di bangku kuliah.
Sebuah studi terbaru dari Harvard Medical School menemukan bahwa orang dengan lebih dari 12 tahun pendidikan formal (bahkan jika itu hanya sampai dengan tahun pertama kuliah) hidup lebih lama 18 bulan daripada mereka yang memiliki tahun-tahun masa sekolah lebih sedikit. Mengapa? Semakin banyak pendidikan yang Anda miliki, semakin sedikit keinginan Anda untuk merokok. Faktanya, hanya sekitar 10 persen orang dewasa yang pernah kuliah merokok, dibandingkan dengan 35 persen dari mereka yang memiliki pendidikan sampai tingkat menengah atas atau dibawahnya.

10. Anda benar-benar menyukai teman-teman Anda...
"Hubungan interpersonal yang baik dapat berlaku sebagai penyangga melawan stress," ujar Micah Sadigh, PhD, seorang associate professor psikologi di Cedar Crest College. Mengetahui bahwa Anda memiliki orang-orang yang mendukung Anda menjaga Anda tetap sehat, mental dan fisik. "Anda membutuhkan teman-teman yang Anda bisa bicara tanpa dihakimi atau dikritik," ujar Sadigh.

11. Dan mereka juga sehat.
Jika teman terdekat Anda menambah berat badan lebih, kemungkinan Anda melakukan hal yang sama dapat meningkat 57%, menurut sebuah studi pada New England of Journal of Medicine. "Untuk mengelola gaya hidup yang sehat, adalah penting untuk berhubungan dengan orang-orang yang memiliki gol yang sama," ujar Nicholas A. Christakis, MD, PhD, pemimpin riset ini. Bergabunglah dengan kelompok pengurang berat badan, atau berlatih dengan seorang teman untuk jalan amal.

12. Anda memeluk tantangan-tantangan baru.
Orang yang mendapatkan dirinya adalah orang yang bisa berdisiplin sendiri, seseorang yang organize hidup lebih lama dan memiliki resiko 89% lebih rendah untuk pengembangan Alzheimer dibandingkan yang kurang teliti, menurut dua studi. Ketika Anda baik saat memusatkan perhatian Anda, Anda menggunakan lebih kekuatan otak, ujar pemimpin riset dari kedua studi tersebut, Robert S. Wilson, PhD, seorang professor sains neurologikal dan psikologi pada Rush University Medical Center di Chicago.

Buatlah gol-gol personal atau karir, dan tantang diri Anda untuk mencapainya dalam waktu tertentu. Juga, cobalah hal-hal baru untuk merangsang otak Anda: Jika Anda membaca fiksi, cobalah sekali-kali membaca otobiografi. Di hari selanjutnya, cobalah untuk mengingat tiga fakta yang Anda pelajari dari bacaan tersebut.

13. Anda tidak memiliki pengurus rumah tangga.
Hanya dengan mem-vakum, mengepel lantai, atau me-lap jendela-jendela untuk lebih dari setengah jam, rata-rata setiap orang bisa membakar sekitar 285 kalori, menurunkan resiko kematian 30%, menurut sebuah hasil studi dari 302 orang dewasa di usia 70 dan 80an.

14. Anda adalah penceria.
Mereka memiliki pandangan positif dalam hidup, sebuah kepekaan akan tujuan dan komunitas, dan lebih sehat dari "para pengeluh" - sekitar 10% dari orang dewasa yang merasa tidak baik mengenai diri mereka sendiri. Kebanyakan dari kita berada di tengahnya. "Kita akan berjuang untuk berkembang, mencari makna dalam kehidupan kita," ujar Corey Keyes, PhD, seorang profesor sosiologi pada Universitas Emory. "Di Sardinia dan Okinawa, dimana orang hidup lebih lama, bekerja keras adalah penting, tetapi tidak lebih penting dari menghabiskan waktu bersama keluarga, menyirami spiritualitas, dan melakukan sesuatu bagi orang lain."

Alasan Pacar Benci Dengan Teman Anda

Alasan Pacar Benci Dengan Teman Anda, Dinamika persahabatan pria akan berubah begitu salah satu seorang di antaranya menjalin hubungan serius. Anda juga perlu tahu apa yang dipikirkan kekasih tentang teman-teman Anda.

Anda tak perlu menjadi orang lain ataupun melupakan teman-teman untuk mendapatkan cinta seorang wanita. Askmen mengungkap empat prasangka yang mungkin berkeliaran di benak pikiran si dia mengenai teman-teman Anda.

Dia melihat Anda sebagai pria yang doyan pesta
Sekali seorang wanita telah mendapatkan pria baik, dia tidak akan mau melepaskannya. Dia mungkin memercayai Anda, tapi dia tetap merasa terancam jika Anda melanjutkan hobi rutin pergi ke diskotik bersama teman-teman. Bukan tak mungkin jika si dia berprasangka buruk bahwa teman-teman Anda menjadi duri dalam daging yang siap merusak hubungan.

Apa yang harus Anda lakukan? Memang, bukan tugas Anda untuk meringankan rasa tidak amannya, tapi Anda bisa menunjukkan kepadanya secara halus bahwa teman-teman Anda tidak seperti prasangkanya. Sesekali, ajak dia untuk hang out bersama sehingga ia dapat melihat sendiri bagaimana perilaku Anda saat bersosialisasi.

Anda telah mengabaikannya
Menjadi kekasih baru dan mulai diperkenalkan kepada teman pria, bagi si dia bisa jadi menakutkan. Situasi dan lelucon kelompok bisa membuatnya seperti orang asing. Dan jika Anda belum membuat setidaknya usaha kecil untuk menyertakannya, dia akan merasa diabaikan.

Apa yang harus Anda lakukan? Tak perlu Anda menggelar red carpet untuk menyambut kedatangan sang kekasih. Berjalan dan duduk di sampingnya selama berkumpul dengan teman-teman akan membuatnya nyaman.

Dia iri dengan persahabatan Anda
Kebanyakan wanita ingin menjadi orang paling penting dalam kehidupan kekasihnya. Bahkan jika persahabatan Anda telah berjalan 16 tahun sementara jalinan cinta bersamanya baru tiga bulan, dia tidak peduli.

Apa yang harus Anda lakukan? Jangan mengorbankan status kepercayaan Anda kepada teman-teman, tapi tunjukkan pula bahwa Anda menghargai pendapat si dia. Minta masukan darinya tentang tip keuangan, misalnya, jika dia seorang bankir investasi. Intinya, jadikan dia wanita yang bisa diandalkan, terlepas dari kebutuhan Anda bersama teman-teman.

Dia melihat teman-teman Anda seperti gelandangan
Jika seorang wanita ingin memenangkan hubungan, dia akan mencari pria matang dan cukup ambisius untuk mengambil langkah hidup berikutnya, misal pernikahan. Jika kebanyakan teman Anda adalah pria penggangguran, dia akan segera melabeli mereka sebagai musuh yang berusaha memengaruhi Anda.

Apa yang harus Anda lakukan? Anda benar-benar tidak perlu mengubah kebahagiaan untuk kekasih, tapi pujian halus pada teman-teman Anda adalah solusi bagus untuk mengubah pandangannya terhadap mereka.

Cara Menumbuhkan Ikatan Hubungan Suami Istri Lebih Kuat

Cara Menumbuhkan Ikatan Hubungan Suami Istri Lebih Kuat, Pasangan butuh saling membangun dan mendukung untuk bertumbuh, agar ikatan hubungan lebih kuat. Gestur, chemistry, dan afeksi berperan dalam membangun hubungan berpasangan. Kenali cara sederhana yang bisa dimulai oleh siapa saja, suami atau istri.

1. Lakukan hal kecil pada pasangan
Hubungan berpasangan dapat dikuatkan dengan melakukan hal kecil yang sederhana. Baik suami maupun istri, jangan menunggu siapa yang memulai, segera lakukan ini:

* Munculkan energi positif setiap hari. Caranya, tulis ungkapan sayang di sebuah note, ciuman pipi di pagi hari, saling bantu dalam pekerjaan rumah, atau berikan hadiah kecil yang spontan.

* Berkencanlah. Sekadar berbagi makan malam, berjalan santai di lingkungan rumah dengan berpegangan tangan, atau duduk bersama di sofa saat anak-anak sedang asyik bermain dengan sebayanya di lingkungan rumah.

* Berikan pujian setiap hari. Selalu ada waktu untuk memberikan pujian kepada istri atau suami, misalnya pujian kecil untuk tata rambutnya yang baru misalnya.

* Mengingat masa lalu. Kembalikan ingatan saat pertama kali bertemu pasangan atau masa pacaran. Karakter atau kenangan khas yang pernah Anda alami puluhan tahun lalu bisa membangkitkan kekuatan pasangan.

2. Lakukan hal spontan
Coba pikirkan tiga hal yang bisa membuat pasangan Anda senang saat ini. Lakukan sekarang juga, dua dari tiga pilihan itu. Jangan pernah berpikir, kejutan yang menyenangkan harus selalu sesuatu yang besar dan terencana. Hal ini bisa berupa aktivitas spontan yang membuat pasangan merasa spesial.

3. Beri ruang untuk pasangan
Sangat tidak realistis jika Anda meminta pasangan untuk memenuhi semua kebutuhan Anda. Berikan pasangan ruang untuk dirinya, untuk hobinya, dan hubungannya dengan temannya. Faktanya pasangan akan bertumbuh dengan hubungan yang sehat saat ada penghargaan atas masing-masing individu. Setiap individu akan kembali kepada hubungan berpasangan begitu dia mendapatkan kesempatan rileksasi dan refreshing atas dirinya.

4. Bersikap lembut kepada pasangan
Sikap saling menyalahkan dan menghakimi, atau menganalisa pasangan, hanya akan menimbulkan jarak dalam hubungan. Bersikaplah lebih riang dan tidak terlalu serius dengan pasangan Anda. Latihan ini bisa dimulai dengan mengatakan "maaf" saat pasangan mulai kesal dengan sikap Anda. Bila Anda tahu Anda bersalah, tak usah berusaha menjelaskan alasan yang mendasari perbuatan Anda. Kadang-kadang, pria hanya ingin mendengar Anda mengakui kesalahan tersebut. Dan, ini bisa menjadi pertolongan pertama dalam hubungan.

5. Lakukan sesuatu dengan cara pasangan selama 1 bulan percobaan
Lakukan percobaan ini di rumah bersama pasangan. Ikuti peraturan pasangan dalam mengambil keputusan. Bagi dua waktunya: dua minggu untuk aturan istri, dua minggu untuk aturan suami. Kebijakan ini berlaku untuk semua hal, mulai menu makan malam, waktu tidur, tontonan televisi, kegiatan akhir pekan, apa pun bentuk aktivitasnya. Apa manfaatnya?

Pertama, cara ini menjawab persoalan siapa yang lebih berkuasa. Karena toh Anda dan pasangan punya kesempatan menjalankan hak dan wewenang yang sama, menjadi pembuat kebijakan dan menjadi pengikut. Kedua, cara ini membangun sikap saling percaya terhadap pasangan. Keuntungan paling realistisnya adalah pasangan belajar membuat keputusan bersama dan membuka negosiasi.

Melihat Sifat Seseorang dari Posisi Tidur

Melihat Sifat Seseorang dari Posisi Tidur, Memang terdapat banyak cara untuk menelusur sifat seseorang. tapi sudah tahu kah anda kalau dari posisi tidur kita juga bisa membaca sifat seseorang. Bagi yang belum tahu mari kita simak

Tidur terlentang dengan tangan dan kaki terbuka lebar
Benar2 pecinta jiwa kebebasan. Pose seperti ini menunjukkan identitas asli anda.
Pecinta kenyamanan dan pemuja kecantikan, tapi anda juga orang yg boros (tapi untungnya anda juga berpenghasilan lumayan). Beberapa sifat lain yg kurang baik adalah anda sedikit usil dan sangat menikmati gosip. Jadi, siapa yg anda sebutkan di cerita anda sekarang akhir2 ini?

Tidur terlentang dengan kaki menyilang
Siapapun yg tidur dengan menyilangkan kakinya dikatakan terobsesi diri dan menemukan kesulitan dalam menerima perubahan. Kesendirian adalah prioritas anda. Namun, kualitas penebusan anda adalah batas toleransi.

Tidur terlentang dengan tangan menopang kepala
Anda sangat cerdas dan antusias untuk belajar. Namun kadang2 anda penuh dengan ide2 gila yg sulit untuk diikuti orang lain. Anda sangat menjaga keluarga anda dengan baik, tapi masalahnya adalah anda sangat mencintai setiap orang. Pilihan yg sulit, Huh?

Tidur tengkurap
Jika anda tidur tertelungkup sepanjang malam anda cenderung berpikiran sempit. Anda mungkin egois dan selalu memaksa orang untuk memenuhi kebutuhan anda sendiri. Anda juga cenderung sembrono dan acak-acakan.
Waktunya merubah posisi tidur anda?

Tidur miring berbaring di satu sisi
Sikap ini menunjukkan bahwa anda percaya diri. Anda akan melihat keberhasilan dalam apa pun yang anda lakukan, dengan semangat dan usaha anda. Orang2 yg tidur di sisi kanan mereka dengan lengan kanan mereka yang membentang di atas kepala mereka dan berbaring di sisi kanan dikatakan akan diberkati dengan kekuasaan dan kekayaan.

Tidur miring meringkuk
Egois, cemburu, dan dendam adalah kata-kata yang menggambarkan anda. Orang-orang di sekitar anda harus Hati-hati untuk tidak menginjak jari-jari kaki anda saat anda mudah tersinggung!

Tidur miring berbaring di satu lengan
Bertentangan dengan yg sebelumnya (meringkuk), anda lembut, sopan, jujur, dan penuh kasih. Jadi, tak ada yg sempurna. Bangun rasa percaya diri anda dan belajar untuk menerima kesalahan atau ketidaksempurnaan. Kebahagiaan akan menghampiri anda!

Tidur miring dengan satu lutut ditekuk
Anda cenderung rewel, selalu merengek dan mengeluh. Kegugupan mungkin nama kedua anda. Anda mudah tegang dan terlalu gembira atas hal-hal kecil yg sepele. Kehidupan bukanlah sesuatu yg berlebihan. Belajarlah untuk santai.

Tidur dengan sikap memeluk
Anda merasa kesepian dan tertekan karena anda terobsesi dengan kegagalan dan kemunduran masa lalu anda. Anda ragu-ragu dan ragu-ragu, memberi orang lain kesan bahwa cinta telah hilang dalam hidup anda.

Menutup dari kepala hingga jari kaki
Anda mungkin tampak macho di depan umum, tapi jauh di dalam hati Anda pemalu dan lemah. Anda cenderung untuk menyimpan banyak rahasia. Jika anda menemui masalah, anda lebih suka menyimpannya untuk diri anda sendiri daripada meminta bantuan. Tidak heran jika anda meringis dalam tidur anda!

Dari beberapa gaya Tidur Di Atas Anda tergolong Yang MAna ?