bisnis uang kuno

banyaknya para broker pencari uang lama,banyak para pebisnis dan kolektor uang kuno melakukan investasi dengan membeli uang kuno, karena diyakini harga uang kuno semakin lama semakin mahal, hal tersebut entah benar atau tidak, karena bisnis uang kuno teersebut belum jelas, dikarnakan banyak beredar uang kuno palsu, alias aspal, sedikit dibawah ini sedikit pencerahan mengenai jenis dan harga uang kuno tersebut:


Bank Indonesia Rp. 5,- Th. 1958


Model: BI5-58
Harga: Rp.100.000,
Uang Kertas Rp. 5,- Tahun 1958 dengan gambar muka Wanita Pe
mbatik / Rumah Penduduk. Dicetak oleh PT Pertjetakan Kebayoran Baru , TTD Mr. Loekman H dan Trb. Sabaroedin

Bank Indonesia Rp.10,- Th 1958
Rp.150.000,-
Uang Kerta RI tahun 1958 dengan gambar : Pengukir Patung / Rumah Bali.



Bank Indonesia Rp.10,- Th. 1959


harga : Rp.125.000
,-
Uang Rupiah th. 1959 dengan gambar Burung Kakak Tua.


Hobi mengumpulkan dan merawat uang kuno ini disebut sebagai “Numismatika”. Banyak aspek positip yang bisa diambil dari hobi uang kuno ini. Bila ditekuni,akan mendatangkan kepuasan dan keuntungan. Dunia numismatika tidak hanya memberikan keasyikan tersendiri bagi kolektornya, tapi juga menjanjikan keuntungan materiil yang menggiurkan. Di balik kekunoan uang-uang tersebut, ternyata menyimpan sumber penghasilan yang luar biasa.





Coba cermati, meski nilai nominal pada uang kuno itu “tak seberapa”, namun di kalangan penggila numismatika bisa terjual dengan harga jutaan rupiah.

Menilik sejarah bangsa ini, yang merupakan jajahan negara asing serta beberapa kali mengalami pergantian pemerintahan, membuat Indonesia menjadi tempat potensial untuk perkembangan dunia numismatika.

Tinggi-rendahnya nilai uang kuno sendiri dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya, tingkat kelangkaan barang, kondisi fisik dan munculnya kolektor baru yang memburu seri mata uang tertentu






Jadi, belum tentu uang kuno yang umurnya lebih tua pasti laku lebih mahal. Kondisi fisik yang rusak, lusuh atau cacat akan mengurangi nilainya. Itulah sebabnya, banyak orang yang terpincut memburu uang kuno jenis UNC (uncirculation) yang peredarannya bersifat “bank to bank”. Karena tidak beredar di masyarakat, kondisi uang kuno UNC lebih bagus.

Karakter investasi uang kuno mirip perpaduan main “saham dan property”. Untuk itu, bermain uang kuno pun perlu trik tertentu, seperti tingkat ketertarikan, motif gambar, nilai sejarah, penerbit uang kuno itu.

Beberapa percetakan luar negeri sempat mencetak mata uang RI sehingga kualitasnya internasional dan harganya tinggi, misalnya Thomas Bellaru dari Inggris mencetak uang Republik tahun 1951, American Bank Note tahun 1943 dan percetakan dari Belanda.

Sebenarnya, bukan perkara mudah untuk mendapatkan uang-uang kuno. Ada beberapa orang, mendapatkan uang-uang kuno dari pedagang buku-buku kuno. Para pedagang ini biasanya mendapatkan uang kuno dari dalam buku-buku kuno yang ia jual. Biasanya orang-orang jaman dahulu, kalau menyimpan uang kuno dengan cara diselipkan dalam buku.

Lucunya, di Indonesia ini yang paling banyak mencari uang kuno adalah para calon pengantin. Pasalnya uang kuno ini biasanya digunakan untuk menggenapi jumlah mahar yang disesuaikan dengan tanggal lahir pengantin. Akan sulit menyesuaikan uang mahar dengan tanggal lahir pengantin bila hanya menggunakan uang sekarang yang masih berlaku, biasanya untuk menggenapinya dengan pecahan satu rupiahan uang kuno.

Jadi, selain memenuhi keasyikan hobi, uang kuno ini benar-benar bisa mendatangkan keuntungan materiil yang lumayan. Kuncinya, tekun, teliti, dan sabar untuk terus belajar anatomi uang kuno.

Perdagangan Uang,uang kuno, harga uang lama,bisnis uang lama